Widget edited by super-bee

Goresan Cah Melayu

Rabu, 20 Februari 2013

Foto-foto Pemimpin Riau di Museum Sang Nila Utama

SEKEDAR melepas rindu melihat barang-barang antik, Rabu (20/02/13), saya mampir sejenak di Museum Sang Nila Utama Provinsi Riau, Jl Sudirman, Pekanbaru. Gedung ini berseberangan dengan gedung DPRD Provinsi Riau.

Museum Sang Nila Utama Provinsi Riau
Saya tiba di situ sekitar pukul 14.40 WIB. Tapi begitu masuk lewat gerbang utama, seorang ibu-ibu berkerudung langsung menyapa. "Sudah mau tutup," ujarnya.

Ha, tutup? bukankah baru pukul 14.40 WIB, guman saya kepada ibu-ibu itu. "Sepuluh menit bolehlah," selanya seraya meminta saya mengisi buku tamu.

Ya udah, saya tidak mau berdebat panjang. Langsung aja isi buku tamu. Tapi di sela-sela mengisi buku tamu, sang ibu tadi menyela. "Para petinggi lagi tidak ada. Jadi kita cepat pulang aja," ujarnya dengan raut senyum.

Waduw, guman saya dalam hati. Bukankah jam kerja pegawai itu sampai pukul 16.30 WIB. Tapi sudahlah. Saya pun bergegas memanfaatkan waktu sepuluh menit yang diberikan. Saya pun melihat-lihat sejumlah barang antik koleksian di musium ini. Praktis pengunjung sore itu hanya saya doang.


Bermodalkan kamera pocket, saya pun jepret-jepret. Tapi memang tidak terlalu fokus, karena sudah terburu waktu sesuai dateline 10 menit yang diberikan petugas musium.

Sebenarnya banyak yang menarik sih dari koleksian barang-barang antik di sini, mulai dari meriam tempo dulu, gasing, bola takraw ukuran jumbo, peralatan masak tempo dulu, alat-alat penangkap ikan, keris dan banyak lagi.

Waktu pun terus berjalan dan sepuluh menit terasa hanya beberapa detik. Sambil bergegas mau keluar, saya terhenti sejenak melihat deretan foto-foto tokoh yang pernah menjadi kepala daerah di Riau. Satu di antaranya terlihat foto Gubernur HM Rusli Zainal yang kini masih menjabat.

Tapi sepertinya foto-foto yang dipajang tidak lengkap. Sebab sepengetahuan saya, tokoh yang pernah memimpin Riau jumlahnya 12 orang, tapi foto yang dipajang di sana kok hanya 10 orang.

Foto para tokoh pemimpin Riau di salah satu sudut Museum Sang Nila Utama
Sepuluh nama itu:
1. Mr. Mohammad Amin    
2. Kaharuddin Nasution    
3. Arifin Achmad    
4. R Subrantas Siswanto
5. Prapto Prayitno    
6. H Imam Munandar    
7. Drs. Atar Sibero    
8. Letjen Soeripto    
9. H Saleh Djasit SH    
10. HM Rusli Zainal SE


Artinya masih ada dua tokoh yang terlewatkan, tapi siapa ya?. Saya pun coba sercing di internet, siapa dua nama tersebut.

Oh, ternyata H Baharuddin Yusuf, yang menjabat tahun 1988 dan Wan Abubakar, yang menjabat tahun 2008. Daftar ini saya temukan di id.wikipedia.org.

Wan Abubakar (google.com)
Di website ini jelas terlihat deretan nama-nama tokoh yang pernah memimpin Riau. Baharuddin Yusuf terdapat diurutan tujuh dan Wan Abubakar yang kini menjabat anggota DPR RI dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) diurutan ke-12. Sementara HM Rusli Zainal diurutan 11 dan 13. Sebab ia menjabat dua periode.

Apakah ini hanya persoalan teknis sehingga dua tokoh ini tidak dipajang fotonya di museum tersebut. Sebab bisa saja pihak pengelola tidak punya arsip fotonya. Atau ada persoalan lain yang kita tidak tau. Ntahlah ya. Tapi yang jelas, dua tokoh ini pernah menjadi gubernur di Riau.

Kemudian wajah tokoh penting lainnya juga bisa dilihat di sini. Misalnya Pahlawan Nasional Asal Riau, Tuanku Tambusai dan Sultan Syarif Kasim serta wajah tokoh-tokoh lainnya, baik dalam bentuk lukisan maupun jepretan kamera.

Sultan Syarif Kasim (kiri) dan Tuanku Tambusai (kanan)
Untuk lebih puas dan jelas ingin mengetahui banyak hal tentang Riau tempo dulu, silahkan saja datang ke Museum Sang Nila Utama Riau ini. Insya Allah banyak pengetahuan yang bisa digali di sini. Semoga bermanfaat. (*)

More...
1. Mampir di Taman Tugu Pahlawan Kerja Pekanbaru
2. Salat Zuhur di Masjid DPRD Riau
3. Riau Miliki Kampus-kampus Refresentatif


Comments
9 Comments

9 komentar:

  1. Td saya komen, koq di enter malah hilang ya Mas...
    Saya suka model posting seperti ini Mas. Menambah wawasan bagi pembaca, walau ini hanya hal sederhana bagi penulisnya...
    Salam,

    BalasHapus
    Balasan
    1. tulisan kang titik yang menginspirasikan saya suka menulis hal-hal sederhana di sekitar kita...ternyata memang membuat saya candu untuk menulis dengan goresan sudut pandang sendiri...tks kang titik

      Hapus
  2. udah hampir 2 taun aku nggak ke pekanbaru..
    rencananya sabtu bsok mau ke pekanbaru...
    smoga udah gak berasap lagi dsana...hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. selamat datang ke pekanbaru lagi bg...klu bulan2 sekarang g ada asap, sebab masih musim hujan...tapi bentar lagi keknya g jamin...biasanya klu sudah msuk musim kemarau, siap2 deh beli masker..hehehe

      Hapus
  3. bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya.
    salah satu cara untuk mengenang jasa pahlawan adalah dengan mengunjungi museum.

    sedangkan cara untuk menghargai jasa pahlawan adalah dengan menulis blog :D
    *nyambung gak sih?

    btw., saya jadi penasaran., kenapa foto dua orang yang pernah ikut memimpin tersebut tidak dipajang ya?
    :-?

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya, saya juga (penasaran)...tapi yg saya tahu, Wan Abubakar hanya menjadi gubernur dalam hitungan bulan. Sebab ia yg posisinya wakil gubernur kala itu, mengisi kursi gubernur yg kosong, saat Rusli Zainal ikut mencalonkan kembali menjadi gubernur untuk priode kedua dan akhirnya terpilih...tapi walaupun sebentar, statusnya tetap gubernur toh...

      Hapus
  4. Jurnal Belajar jadi terinspirasi untuk membuat museum digital / online..
    kira-kira untuk mendapatkan gambar-gambar atau video dari museum yang real harus bayar gak ya?

    salam kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gagasan yang menarik dan berlian...Kalau seperti foto2 yg saya tampilkan ini, bisa diambil dengan gratis. Sebab tidak ada larangan pengambilan foto...

      Hapus

TERIMA KASIH KOMENTARNYA, SEMOGA BERMANFAAT

Keliling Riau Copyright © 2011 | Template created by O Pregador | Powered by Blogger