Widget edited by super-bee

Goresan Cah Melayu

Minggu, 04 Agustus 2013

Hebohnya Buka Bersama Amandel 99

Wow...hebohnya pakai banget. Acara buka bersama dengan rekan-rekan Alumni MAN 2 Model (Amandel) Pekanbaru, angkatan 99 terbilang sukses, Sabtu, 3 Agustus 2013.

Bertempat di Arowana Hotel, Jl Sultan Syarif Kasim, Pekanbaru, semua kami ketawa lepas dan saling berbagi cerita. Guyonan-guyonan konyol yang memancing gelak tawa juga mengalir mengiringi suasana sore itu hingga malam.

Jumlah peserta memang tidak terlalu ramai. Hanya sekitar 21-an orang, dari total alumni 99 sekitar 400-an orang. Tapi dengan suasana yang kocak, seolah mampu mengantarkan memori kami seperti 14 tahun lalu, saat masih jadul-jadulnya berseragam sekolah.

Ada Adi Sahata Nst, Donni Hamdani, Ferawati, Lisa Afifah, Verawati, Zainina (Melan), Rizki Khairulsan, Teddy Mardiansyah, Zulhasri, Eka Kusuma, Mariani. Kemudian ada Arifah Kumala, Rido Rinaldo, T Ismed, Syafruddin, Debby Hermanto, Tengku Hafizah, Tengku Elfi Diana, Zulmiati (Mimi), Mirhalim, Jay Effendy Zarkasyi dan Sidik.

Satu...dua...tiga...JEPRET !!! Jadi deh

Amak-amak in the geng. Kecuali yang 'peace', masih ting-ting

Apak-apak in the geng, Kecuali T Ismed (kameja hitam depan) dan Doni Hamdani (belakang baju putih) masih bujang.
Bayangkan saat mereka ini semua masih berseragam sekolah dulu. Begitu bel istirahat berbunyi, semuanya bergegas keluar. Ada yang duduk di pagar sekolah sambil makan sate, minum es berbungkus plastik sambil ketawa cekikikan.

Atau ada juga, begitu bel berbunyi, karena lupa bawa duit jajan, hanya nongkrong di lokal doank atau sekedar main-main ke ruang sekretariat PMR, Pramuka atau ke pustaka.

Bayangkan juga raut wajah teman-teman ini, saat menerima pelajaran dari Buk Asmida. Semuanya pasti raut cemas. Pada khawatir di suruh maju kedepan mengisi soal Matematika. Sebab jika isiannya salah, pasti deh kena jewer. Jika tidak rambutnya di tarik sungsang, pusarnya akan dicubit. Aduh, lumayan sakit juga bok.

Tapi itu cerita dulu, cerita 14 tahun lalu. Kini semuanya sudah menjadi apak-apak dan amak-amak. Yang apak-apak perutnya sudah mulai buncit dan amak-amak sudah mulai melar, hehehe.

Eh, tapi masih ada yang single juga lho: Donni Hamdani, Mariani dan Tengku Ismed. Kita doakan mereka cepat jadi apak-apak dan amak-amak, seperti kita-kita semua. Amin.
Ini dia si bujang Doni Hamdani
Ya, tak terasa, memang sudah 14 tahun kita menjadi alumni MAN 2 Model Pekanbaru (2013-1999). Selama itu pula di antara kita yang hadir sore itu, ada yang tidak pernah bertemu dan berkomunikasi secara nyata. (kalau pun ada, mungkin hanya lewat jejaring sosial atau BBM).

Bayangkan, setelah 14 tahun tidak bertemu dan kemudian dipertemukan dalam sebuah acara non formal yang santai dan penuh keakraban, sudah terbayang bagaimana hebohnya. Cerita-cerita tempo doloe saat masih jadul-jadulnya kembali diungkit dan kemudian ketawa lepas bersama-sama.

Saling lepas rindu, cipika cipiki, berbagi cerita juga tak bisa terelakkan: kerja dimana sekarang, sudah berapa orang anak, tinggal dimana dan bla bla bla...pokoknya sangat berkesan sekali (rugi sekali bagi-bagi teman-teman lain yang belum berkesempatan bisa hadir).

Di antara teman-teman yang hadir, hanya Syafruddin yang hampir setiap hari saya bisa bertemu. Maklum, sehari-hari kami bekerja di perusahaan yang sama sebagai jurnalis di harian Tribun Pekanbaru.

Menariknya, sejak sekolah dulu, kami juga selalu se-lokal dan beliau memang termasuk teman karib. Kemana-mana selalu bersama. Tanpa di sengaja, keadaan itu masih bertahan sampai sekarang, sama-sama bekerja di perusahaan yang sama, hehehe.

"Kalau ada yang menyapa saya dengan panggilan Udin, pasti itu teman-teman alumni MAN 2," celoteh Syafruddin yang lebih akrab disapa Isaf oleh teman-teman se-kantornya atau mitra-mitra kerjanya, sambil terkekeh-kekeh ketawa.

Selain dari Syafruddin, bisa dikatakan hanya dalam hitungan jari saya pernah bertemu dengan teman-teman ini. Kendati di antara kami tetap sama-sama berdomisili dan bekerja di Pekanbaru. Memang bisa dipahami oleh faktor kesibukan masing-masing.

Terlepas dari itu, alhamdulillah, kini mereka sukses semua. Yang bekerja sebagai abdi negara di antaranya ada Lisa Afifa, Adi Sahata, Mirhalim, Melan, Eka Kusuma, Sidik dan lain-lain.
Lisa, Adi Sahata dan (ada penampakan di belakang..hehehe)

Arifah, Lisa, Vera dan Eka


Eka, Fera, Mariani dan Melan

Profesi lainnya yang membuat kami tak kalah bangga:  Teddy polisi, Jay Effendy Zarkasyi jaksa, Rido Rinaldo mubalig, Riski pengusaha, Tengku Ismet pegawai di bank ternama, Mimi dokter, Maryani seniman, Donni Hamdani akademisi dan lain-lain. Pokoknya lengkap dan sukses semua.

Sori teman-teman, tidak bisa saya list satu persatu.  Tapi dari semua kita yang hadir sore itu, kita bangga menjadi bagian dan pernah menimba ilmu di kampus MAN 2 Model, Jl Diponegoro, Pekanbaru.

Tepot alias Teddy dan Ane
Ane dan Debby
Di akhir acara, sebagai kenang-kenangan, kami foto bersama lewat kamera yang di bawa rekan kami yang kocak, Doni Hamdani. Satu, dua, tiga, jepret...!!! Kami pun kembali ketawa lepas, walaupun apa yang terjadi tidak lucu-lucu amat.

Dalam kesempatan tersebut, kami juga bersepakat mendaulat Rizki Khairulsan sebagai Ketua Amandel (Alumni MAN 2 Model) 99.  Kemudian sempat juga di bahas gagasan pembuatan korupsi, eh sori, koperasi maksud saya. Namun secara teknis akan dibahas pada pertemuan berikutnya.
Mirhalim, Pak Jaksa Jay dan Ane


Ane dan Ustad Rido
Tak terasa, jam sudah menunjukkan pukul 20.00-an lewat. Kamipun harus bubar guna melanjutkan aktivitas masing-masing, kendati di antara kami masih sangat berat ingin membubarkan diri, mungkin karena masih rindu dan belom rela membubarkan suasana langka dan penuh akrab ini.

Saya sendiri juga merasakan demikian. Tahun depan tidak tau apakah masih bisa bertemu lagi atau tidak untuk bisa ketawa bersama-sama seperti ini. Apakah masih diberi umur panjang atau tidak. Semua pikiran berkecamuk. Tak terasa, air matapun berlinang saat bersalam-salaman dengan rekan-rekan semua. Kendati tidak sampai tumpah.

Suasana seperti ini akan selalu kita rindukan. Semoga saja, tahun depan masih bisa menggelar buka puasa dan ketawa bersama-sama dengan cerita-cerita baru, tentunya dengan peserta yang lebih ramai. Amin. (*)
NB: Foto-foto koleksi Donni Hamdani..

next...
1. Stadion Utama Riau
2. Taman Marga Satwa Kasang Kulim  
6. Mall SKA Pekanbaru


Comments
7 Comments

7 komentar:

  1. Kok kayak ada yang mirip dengan Farhat Abas ya...

    Hehehee... Buber memang menyenangkan.

    Apalagi rame reunian gitu...

    Pengen banget...

    Sukses ya, salam kebersamaan dari Jember.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Blognya luas mas, bagus, jadi nyaman mandangnya. Sudah ku follow..

      Hapus
    2. trims kang....salam kenal

      Hapus
  2. Bagus banget kas tulisannya... Mudah2an teman2 yg g bs datang tahun ini, setelah baca blog ini tahun depan bs ikutan yaaa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga tahun depan bisa lebih ramai ya arifah...amin

      Hapus
  3. Mantap kas...sebenarnya aku pantau terus blog awak ni kas, tapi gak pernah komen hhehehe,sejak postingan ttg jalan-jalan malaysia dulu..mudah2an rekan2 kita yg hobby ngenet dan hobby blog baca...kegiatan kita ini..

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih adi sahata sudah sempat-sempatkan mampir di blog kami.....

      Hapus

TERIMA KASIH KOMENTARNYA, SEMOGA BERMANFAAT

Keliling Riau Copyright © 2011 | Template created by O Pregador | Powered by Blogger